ADV Honda

Walikota Kotamobagu Ingatkan Integritas dan Tanggung Jawab dalam Setiap Jabatan

177
×

Walikota Kotamobagu Ingatkan Integritas dan Tanggung Jawab dalam Setiap Jabatan

Sebarkan artikel ini
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 10 detik
Prosesi pengambilan sumpah jabatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.
Banner Artikel Pilihan

DIGIMEDIA.ID – Weny Gaib resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan empat Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, Rabu (11/2/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota dan dihadiri Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat serta Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan struktur birokrasi sekaligus penguatan konsolidasi internal pemerintahan.

Berdasarkan surat keputusan yang dibacakan, Yusrin Mantali yang sebelumnya menjabat Kepala Inspektorat Daerah kini dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Adnan Masinae ditunjuk sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, sementara Refli Mokoginta menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Selain itu, ia juga menyerahkan Surat Keputusan kepada Rahfan Mokoginta sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Daerah guna mengisi kekosongan jabatan pengawasan internal.

Setiap jabatan yang diemban aparatur pemerintah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi struktural atau administratif, melainkan bentuk kepercayaan yang diberikan oleh negara dan masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh pejabat dan aparatur sipil negara untuk menjaga integritas serta profesionalisme dalam bekerja.

“Jabatan adalah amanah. Tugas utama kita adalah melayani masyarakat dan menjaga kepercayaan publik,” ujar Weny.

Ia menekankan tiga pilar utama dalam bekerja, yakni loyalitas, profesionalisme, dan integritas.

Kegiatan pelantikan turut dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas oleh seluruh pejabat yang dilantik sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.(*)