ADV KTG
ADV KTG

UMGO Siap Jadi Pusat Edukasi dan Riset Geopark Gorontalo

297
×

UMGO Siap Jadi Pusat Edukasi dan Riset Geopark Gorontalo

Sebarkan artikel ini
UMGO
10
Prof. Abdul Hamid Isa

Kunjungi Juga Channel Kami

Google Icon Google News

DIGIMEDIA.ID – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menegaskan kesiapan untuk berperan sebagai pusat edukasi, dan riset dalam pengembangan Geopark Gorontalo.

Hal ini disampaikan Dekan FKIP, Prof. Abdul Hamid Isa mewakili Rektor UMGO saat Seminar Nasional bertemakan Geopark untuk Masa Depan, dari Gorontalo Menuju Pembangunan Berkelanjutan di Gedung Indoor David Bobihu Akib, UMGO, Kamis (20/11/2025).

Prof. Abdul Hamid Isa menekankan bahwa UMGO tidak hanya akan fokus pada penelitian ilmiah terkait geologi dan lingkungan, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat agar pengembangan geopark dapat memberikan manfaat langsung bagi warga setempat.

Menurutnya, merupakan langkah yang strategis untuk memastikan pengelolaan Geopark Gorontalo berkelanjutan dan terintegrasi dengan pembangunan lokal.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, menekankan bahwa geopark menjadi model pembangunan daerah yang memadukan konservasi dengan pemberdayaan masyarakat.

Dengan penguatan kapasitas masyarakat, diharapkan setiap desa dan kawasan di sekitar geopark dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi berkelanjutan, membuka peluang usaha kecil, homestay, hingga pemandu wisata lokal.

Seminar ini juga melaksanakan penandatanganan MoU antara UMGO dan UNIGO yang menitikberatkan pada pengembangan riset, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, Sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas institusi.

Selain itu, dilaksanakan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Butir Kesepakatan Bersama sebagai langkah integrasi dalam pengelolaan Geopark.

Seminar nasional yang dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Ir. H. Yosef P. Koton, M.Si, ini menghadirkan narasumber dari kementerian, termasuk Togu Pardede (Direktur Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan, Kementerian PPN/Bappenas RI), Gadis Ghia Arviallyn (praktisi geopark), serta sejumlah akademisi dan peneliti bidang lingkungan, kehati, dan perencanaan kawasan.

Diskusi seminar dipandu oleh Indri Afriani Yasin, M.Agr., Ph.D, yang mengarahkan pembahasan pada isu-isu penting seperti konservasi, tata kelola, pemberdayaan masyarakat, serta peluang Geopark Gorontalo untuk berkembang menuju standar UNESCO Global Geopark.

Hal ini membuka ruang bagi pertukaran ide dan strategi yang dapat memperkuat posisi Gorontalo sebagai destinasi geopark berkelas dunia.(*)