ADV Honda

Wabup Tonny Tegaskan Pancasila Harus Jadi Acuan Utama Kebijakan Daerah

86
×

Wabup Tonny Tegaskan Pancasila Harus Jadi Acuan Utama Kebijakan Daerah

Sebarkan artikel ini
Desain tanpa judul 103
Promo Digimedia
Iklan akan Menutup Dalam 6 detik
Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus memberikan arahan pada pembukaan Dialog Kebangsaan 2026 di Kasmat Lahay Convention Center (KLCC), Limboto, Selasa, 20 Oktober 2026.

KABGOR – Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus menegaskan nilai-nilai Pancasila harus menjadi acuan utama dalam perumusan kebijakan daerah, pelayanan publik, serta pembangunan. Perumusan arah pembangunan berlandaskan ideologi negara tersebut sangat krusial agar seluruh manfaatnya dirasakan merata oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat pembukaan Dialog Kebangsaan Tingkat Kabupaten Gorontalo di Kasmat Lahay Convention Center (KLCC), Limboto, Selasa (20/10/2026).

Pancasila ditegaskan tidak cukup hanya dipahami sebagai dasar negara atau sekadar dihafalkan sebagai teks konstitusional. Penerapan nilainya wajib diwujudkan dalam perilaku keseharian warga serta tata kelola pemerintahan, khususnya untuk memperkuat keadilan sosial dan mutu layanan publik.

“Pancasila harus menjadi kompas moral sekaligus orientasi etik dalam setiap aspek kehidupan kita. Kelima silanya merupakan satu kesatuan yang utuh, saling menjiwai, dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain,” ujar Tonny S. Junus.

Pengamalan ideologi negara ini erat kaitannya dengan agenda restorasi Kabupaten Gorontalo. Pembenahan daerah tidak sekadar mempercantik kondisi fisik di permukaan, melainkan harus mengevaluasi kebijakan, membenahi kekurangan, serta meninggalkan praktik usang yang tak lagi relevan dengan kebutuhan rakyat.

“Kemajuan sejati bukan hanya tentang seberapa banyak pembangunan yang dapat kita wujudkan, melainkan juga tentang seberapa besar manfaat pembangunan itu dirasakan oleh rakyat,” katanya.

Pendidik, orang tua, tokoh agama, serta tokoh adat diimbau mengambil peran aktif dalam menanamkan nilai kebangsaan. Lingkungan keluarga berdiri sebagai ruang awal pembentukan karakter, sedangkan sekolah, lembaga keagamaan, dan lingkungan adat turut memperkokoh sikap toleransi, kepedulian sosial, dan persatuan.

Ia pun meminta dialog yang di inisiasi Kesbangpol Kabupaten Gorontalo menghasilkan gagasan konkret demi pelayanan publik inklusif sekaligus menangkal intoleransi, korupsi, dan penyebaran hoaks.(*)

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida
UMGO