DIGIMEDIA.ID – Manfaat layanan BPJS Kesehatan di Provinsi Gorontalo mencapai Rp825 miliar sepanjang 2025, jauh melampaui iuran Rp368 miliar, menandai akses kesehatan warga kian terbuka.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinkes P2KB Gorontalo Anang S. Otoluwa usai evaluasi pelayanan kesehatan bersama BPJS Kesehatan, Selasa 13 Januari 2026, di Kota Gorontalo.
Menurut Anang, peningkatan manfaat mencerminkan akses layanan semakin optimal dan dimanfaatkan luas masyarakat Gorontalo melalui penguatan Program JKN daerah setempat.
“Peningkatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Gorontalo semakin mudah mengakses layanan kesehatan. Program JKN benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, tingginya manfaat juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan mitra BPJS, dengan perbandingan iuran dan klaim yang menguntungkan warga.
“Perbandingan antara iuran yang dibayarkan dengan manfaat pelayanan yang diterima menunjukkan bahwa program JKN sangat membantu masyarakat, khususnya dalam menjamin pembiayaan pelayanan kesehatan,” jelas Anang.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan komitmen memperluas kepesertaan JKN agar seluruh warga tercover, sejalan arahan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.
“Komitmen pemerintah daerah adalah memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh jaminan kesehatan, sehingga layanan kesehatan dapat diakses secara adil dan merata,” pungkasnya.(*)



Google News











