DIGIMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan pengisian jabatan ASN dilakukan profesional berbasis Manajemen Talenta, menyusul pelantikan 25 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Senin (12/1/2026).
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie usai menghadiri pelantikan pejabat yang dipimpin langsung Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Pelantikan 25 pejabat tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 800.1.1.3/JPT/BKD/SK/28/I/2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Wakil Gubernur menjelaskan seluruh pejabat telah melalui proses penilaian Manajemen Talenta, sehingga penetapan jabatan tidak didasarkan kedekatan personal, melainkan prestasi, kemampuan, serta rekam jejak kinerja.
“Semua ASN yang memiliki kemampuan dan memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti uji kompetensi dan menduduki jabatan,” ujar Idah.
Menurutnya, penilaian jabatan tidak hanya menitikberatkan kecerdasan intelektual, tetapi juga loyalitas, sikap, etika, karakter, serta attitude sebagai pertimbangan utama kecocokan jabatan.
“Kami bersama Gubernur melihat secara menyeluruh, siapa yang cocok di jabatan tertentu. Kecerdasan penting, tetapi loyalitas, sikap, dan etika juga menjadi penilaian utama,” tambahnya.
Saat ini, Pemprov Gorontalo juga melaksanakan asesmen pengisian jabatan Kepala Biro, dilanjutkan penataan jabatan berjenjang termasuk pejabat eselon II mendekati masa pensiun.
Usai pelantikan, pejabat eselon II diminta segera mengajukan usulan pengisian jabatan eselon III dan IV melalui mekanisme persetujuan Gubernur dan Wakil Gubernur.
Pengangkatan pejabat ini menjadi bagian penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang diselaraskan dengan visi-misi serta RPJMD Provinsi Gorontalo 2024–2029.(*)



Google News











