Scroll Untuk Tutup Iklan
Kab Bone Bolango

Wujudkan Kantin Sehat, BPOM dan Pramuka Gorontalo Ajari Siswa Cek Kemasan dan Label Pangan

604
×

Wujudkan Kantin Sehat, BPOM dan Pramuka Gorontalo Ajari Siswa Cek Kemasan dan Label Pangan

Sebarkan artikel ini
Gorontalo (27/10) - BPOM di Gorontalo bersama Kwarda Gorontalo Lakukan Sosialisasi Ka' SaPa (Kantin Aman, Sehat Ala Pramuka).

DIGIMEDIA.ID – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Gorontalo bersama dengan Gerakan Pramuka Gorontalo mengadakan sosialisasi dan uji pangan aman di sekolah pada Kamis, 26 Oktober 2023.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo yaitu Ka’ SaPa, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan pangan.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
ADV
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Sosialisasi dan uji pangan aman di sekolah dilakukan di tiga sekolah yang berada di Kabupaten Bone Bolango, yaitu SDN 2 Kabila, SMPN 1 Kabila dan SMAN 1 Kabila.

Kegiatan ini melibatkan petugas BPOM, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, SAKA Bakti Husada dan Rintisan SAKA POM.

Petugas Dinas Kesehatan memberikan materi tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa-siswi.

Materi ini mencakup cara menjaga kebersihan diri, lingkungan, makanan dan minuman. Petugas juga memberikan tips untuk mencegah penyakit yang ditularkan melalui makanan, seperti diare, keracunan makanan dan hepatitis.

Petugas BPOM Gorontalo, Titi Mawasti dan Inten Widuri, menyampaikan materi tentang lima kunci keamanan pangan anak sekolah.

Materi ini menjelaskan tentang bahaya yang mungkin ada dalam pangan, seperti bahaya kimia, fisik dan biologi.

Petugas juga mengajarkan siswa-siswi untuk mengecek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa pada pangan olahan yang akan dibeli.

Selain memberikan materi, anggota rintisan SAKA POM Gorontalo melakukan sampling dan uji sampel pangan di kantin sekolah.

Mereka menggunakan alat uji cepat yang dapat mendeteksi bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B dan methanil yellow.

Hasil uji menunjukkan bahwa 49 sampel pangan jajanan yang berasal dari kantin sekolah tidak mengandung bahan berbahaya tersebut.

Kegiatan sosialisasi dan uji pangan aman di sekolah ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mewujudkan kantin sehat yang menyediakan pangan sehat dan bergizi.

Dengan demikian, peserta didik dapat tumbuh dengan sehat dan berprestasi demi mewujudkan Indonesia maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO