Scroll Untuk Tutup Iklan
Headline

Viral Ucapan Prabowo ‘Ndasmu Etik’, Anies: Memang etik itu mulainya dari kepala

7216
×

Viral Ucapan Prabowo ‘Ndasmu Etik’, Anies: Memang etik itu mulainya dari kepala

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. (INT) palopopos.co.id

DIGIMEDIA.ID – Prabowo Subianto, mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan kontroversi dalam acara internal Partai Gerindra.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Prabowo terdengar mengatakan “ndasmu etik” yang diartikan sebagai “kepalamu etik” atau “etik itu ada di kepalamu”.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
ADV
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Pernyataan ini ditujukan kepada calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, yang kerap menekankan pentingnya etika dalam berpolitik.

Partai Gerindra membela Prabowo dengan mengatakan bahwa pernyataan itu hanya candaan biasa yang sering dilontarkan Prabowo dalam acara internal partai.

Mereka menduga ada penyusup yang merekam dan menyebarkan video tersebut.

Sementara itu, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, memberikan tanggapan terkait pernyataan Prabowo tersebut.

Anies menegaskan bahwa etika itu memang dimulai dari kepala, yaitu pemimpin yang harus memberikan contoh yang baik kepada rakyatnya.

“Memang etik itu mulainya dari kepala. Kalau kepala tidak memiliki etika, apalagi bagian yang di bawahnya..”

“Jadi memang benar mulainya dari kepala dan dengan begitu yang di bawahnya agar ikut,” ujar Anies, Sabtu (16/12/2023).

Terpisah, Co-kapten Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies-Muhaimin, Sudirman Said menilai, kata-kata tersebut sepatutnya tidak dikatakan seorang ketua umum partai atau capres.

“Saya mendapatkan kiriman dari banyak teman video seorang calon presiden dan juga seorang Ketua Umum Partai seperti sedang melecehkan aspek etika,” kata Sudirman kepada wartawan, Sabtu (16/12/2023), dikutip dari MSN.

Sementara itu Ganjar mengatakan bahwa masyarakat bisa menilai sendiri pernyataan Prabowo tersebut.

Ia juga mengimbau agar warga menggunakan kalimat-kalimat yang positif dan tidak melakukan kampanye hitam atau fitnah.

“Saya kira masyarakat bisa menilai.” ungkapnya.

Ia juga berpesan agar warga menggunakan kalimat yang baik-baik saja dalam kampanye saat ini.

“Kalimat-kalimat yang tentu saja bagus, tidak black campaign, tapi negatif campaign boleh, makanya saya berikan pesan kepada warga untuk kita pakai,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya beradu data adalah yang baik dilakukan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO