Scroll Untuk Tutup Iklan
Pendidikan

Siswa SD Gorontalo, Juara Kompetisi Pidato Internasional 2024

229
×

Siswa SD Gorontalo, Juara Kompetisi Pidato Internasional 2024

Sebarkan artikel ini
Gibran Abdila Taha (foto: istimewa)

DIGIMEDIA.ID – Gibran Abdila Taha, siswa berbakat dari SD Brillikids Leadership Gorontalo, telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan memenangkan kompetisi pidato bergengsi, International Student Speech Competition (ISSC) 2024.

Gibran berhasil meraih gelar juara tingkat regional Indonesia untuk kategori usia 5 sampai 10 tahun, menunjukkan bakatnya di usia yang sangat muda.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

ISSC, yang diselenggarakan oleh Franklin Covey, USA, merupakan ajang tahunan yang dirancang untuk menjadi platform bagi sekolah-sekolah di seluruh dunia dalam berbagi cerita dan inspirasi tentang program kepemimpinan yang mereka jalankan.

Kepala Sekolah Brillikids Leadership Elementary School, Ika Hadikum, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini dan menjelaskan bahwa sekolah telah membuat video yang mendokumentasikan proyek kepemimpinan siswa untuk diikutsertakan dalam kompetisi.

Tahun ini, kompetisi tersebut diikuti oleh 31 negara dengan total 2100 peserta yang terbagi dalam berbagai kategori usia dan sekolah.

Brillikids Leadership Elementary School adalah satu-satunya sekolah di Indonesia timur yang bekerjasama dengan Franklin Covey USA

Kemudian menerapkan program “Leader in Me” yang bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kepemimpinan siswa melalui konsep “7 Kebiasaan Manusia Efektif” yang dipopulerkan oleh Stephen R Covey.

Gibran, dalam video pidatonya, menceritakan tentang proyek kepemimpinan “I am a leader” yang dilakukannya di Pantai Botubarani, Bone Bolango.

Proyek ini melibatkan kolaborasi antara siswa Brillikids dan SDN 2 Kabila Bone dalam kegiatan bersih-bersih pantai, dimana sampah yang dikumpulkan dibagi menjadi organik dan anorganik.

Sampah anorganik diolah menjadi kolase hiu paus, sementara sampah organik dimasukkan ke dalam biopori.

Dewi Rahmawaty Isa Ketua Yayasan Bina Insan Brillian, dan Ronal Hutagalung, Pembina Yayasan, sama-sama menyatakan kebanggaan dan harapan mereka atas prestasi Gibran.

Mereka berharap bahwa keberhasilan ini akan membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak Gorontalo untuk berkembang dan berprestasi di tingkat global.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO