Scroll Untuk Tutup Iklan
Ekonomi

Rachmat Gobel: Gorontalo Bisa Jadi Lumbung Pangan Nasional untuk Indonesia Timur

585
×

Rachmat Gobel: Gorontalo Bisa Jadi Lumbung Pangan Nasional untuk Indonesia Timur

Sebarkan artikel ini
Panen perdana komoditi singkong (ubi kayu) Varietas Cimanggu, Casesa, dan Garuda yang terletak di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

DIGIMEDIA.ID – “Alhamdulillah berhasil. Per satu batang singkong ada yang 30 kilogram. Gorontalo bisa menjadi lumbung pangan nasional untuk Indonesia Timur,” ucap Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang Rachmat Gobel,-

Saat melakukan panen singkong di atas lahan demplot seluas 2 hektare di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (6/1/2024).

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Panen singkong ini merupakan hasil dari uji coba tiga varietas singkong baru yang ditanam pada 26 Desember 2022.

Tiga varietas itu adalah Garuda, Cimanggu, dan Casesa. Rachmat Gobel mengatakan bahwa ia membawa bibit singkong ini dari Lampung dan Jawa dengan biaya Rp 80 juta.

Hal ini PT Seruniandal Citramandiri selaku penyedia pupuk dan bibit, pakar pertanian dari Unpad Bandung Prof Dr Tualar Simarmata, Tim Kemandirian Pangan Rachmat Gobel yang dipimpin Prof Dr M Ikbal Bahua, Sofyan Abdullah dari Universitas Gorontalo, dan Pemuda Tani Indonesia.

Dalam panen singkong ini, hadir juga Pejabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, Tim Ahli Pertanian Universitas Padjadjaran, Tualar Simarmata, Koordinator Tim Kemandirian Pangan Rakyat Gorontalo (TKP-RG), Mohamad Ikbal Bahua, Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi, dan pemerintah setempat serta kelompok tani Desa Tolotio.

Rachmat Gobel mengungkapkan bahwa jenis Garuda memiliki bobot rata-rata 32 kg per batang, sedangkan untuk jenis Cimanggu dan Casesa sekitar 20-25 kg per batang.

Ia menambahkan bahwa pertanian singkong ini sepenuhnya menggunakan pupuk organik jenis pembenah tanah antasena, decomposer kresna, dan biounggul.

Sementara itu, Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya mengapresiasi inisiatif Rachmat Gobel dalam mengembangkan pertanian singkong di Gorontalo.

Ismail mengatakan bahwa Gorontalo memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan nasional, karena mayoritas penduduknya adalah petani.

“Gorontalo ini mayoritas penduduknya petani kurang lebih 54%, kontribusi pertanian dalam pertumbuhan ekonomi itu masih cukup besar.”

“Oleh karena itu, harus terus didorong petani untuk bisa memproduksi secara maksimal,” kata Ismail.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO