Scroll Untuk Tutup Iklan
Headline

PPP Terbuka untuk Dukungan Partai Lain, Termasuk Demokrat

6432
×

PPP Terbuka untuk Dukungan Partai Lain, Termasuk Demokrat

Sebarkan artikel ini
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di Gedung High End, Jakarta, Rabu (13/9/2023). (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)

DIGIMEDIA.ID – Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono memberikan pernyataan terkait dukungan partai politik terhadap calon presiden Ganjar dalam pemilihan presiden tahun 2024.

Dia menyatakan bahwa partai politik pendukung Ganjar tidak pernah menutup pintu bagi partai manapun, termasuk Demokrat.

“Ibu Megawati (Ketua Umum PDIP) tadi menyampaikan bahwa kami ini tidak pernah menutup (pintu untuk bergabung). Tidak pernah menutup siapa pun dari partai-partai yang lain untuk bergabung berjuang bersama dengan partai politik yang sudah melakukan kerja sama empat partai ini. Itu kita terbuka,” kata Mardiono di Gedung High End, Jakarta, Rabu 13/09/2023 dilansir dari antara.

Namun, dalam upaya bergabung, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh partai politik tersebut. Salah satu syaratnya adalah komitmen untuk memenangkan Ganjar sebagai calon presiden pada tahun 2024.

“Cuma satu hal yang dipersyaratkan adalah memiliki komitmen ya bahwa tujuan dari bergabung ini adalah untuk memenangkan calon yang sudah kita tentukan,” ujarnya.

Selain itu, partai yang ingin bergabung juga diharapkan memiliki komitmen untuk bersama-sama membangun negara dalam pemerintahan Ganjar jika terpilih menjadi presiden pada tahun 2024.

“Kemudian ke depan adalah bersama-sama untuk membangun bangsa ini untuk menyejahterakan rakyat,” tambah Mardiono.

Sementara itu, analis politik Siti Zuhro dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) sebelumnya menyatakan bahwa Partai Demokrat memiliki pertimbangan politik dalam menentukan dukungannya dalam pemilihan presiden tahun 2024.

Meskipun demikian, ia menilai bahwa bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju bersama Gerindra adalah opsi yang masuk akal.

Pilihan Demokrat untuk berkoalisi dalam pemilihan presiden biasanya dipengaruhi oleh hubungan baik antara ketua umum partai-partai yang terlibat.

“Akan sulit dibayangkan koalisi bisa dibangun bila hubungan antara ketua umum tidak baik,” ungkapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO