Scroll Untuk Tutup Iklan
Pendidikan

Mahasiswa PMM UMGO Jelajahi Tempat Wisata Gorontalo Utara

690
×

Mahasiswa PMM UMGO Jelajahi Tempat Wisata Gorontalo Utara

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 78 mahasiswa PMM 4 Universitas Muhammadiyah Gorontalo menyusuri sejumlah tempat wisata yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara.

DIGIMEDIA.ID – Sebanyak 78 mahasiswa dari Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 4 Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) mengunjungi sejumlah tempat wisata di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) pada Rabu (19/6/2024).

Tempat-tempat tersebut termasuk Cagar Budaya Benteng Orange, Otalojin (Batu Jin), dan Pantai Minanga dalam rangka kegiatan modul Nusantara.

Dr. Lia Nurhayati, penanggung jawab PMM UMGO, menyatakan bahwa Pantai Minanga dipilih karena keindahan alamnya dan potensi pariwisata yang besar.

Pantai ini terkenal dan sempat viral pada tahun 2020 saat pandemi Covid-19 melanda.

“Pantai Minanga menawarkan keindahan alam dan potensi pariwisata yang besar, juga untuk menuju wisata tersebut ada dua wisata yang bisa dijadikan tempat modul mahasiswa PMM,” jelas Dr. Lia.

Kegiatan modul Nusantara ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa pada keindahan alam dan potensi ekonomi daerah, serta memberikan pengalaman langsung tentang pengelolaan pariwisata.

“Mahasiswa juga dibekali pengetahuan dan wawasan baru mengenai wisata yang dikunjungi dan sesi kelas inspirasi oleh salah satu aktivis yang ada di Gorontalo,” tambahnya.

Kepala Desa Otalojin Utara, Mahmud Mayango, menjelaskan bahwa situs Otalojin layak dikunjungi karena kisah mistisnya dan keunikan batu alam yang tidak ditemukan di tempat lain.

Otalojin, yang berasal dari bahasa Gorontalo “ota lo jin” berarti benteng istana jin, berbentuk gua dari bebatuan stalaktit yang runcing dan berlubang lancip.

Pohon beringin raksasa tumbuh di antara bebatuan, menambah kesan angker pada situs tersebut.

Pantai Minanga yang terkenal dengan hamparan pasir putihnya juga hanya berjarak beberapa meter dari wisata kota jin.

“Pantai ini memiliki pasir putih sepanjang lebih dari 2 kilometer serta puluhan spot selfie menarik hasil kreatifitas masyarakat yang dikelola secara mandiri oleh badan usaha milik desa (BUMDes),” jelas Mahmud.

Mahmud juga menyebutkan bahwa desa Otalojin Utara yang sebelumnya tertinggal kini telah menjadi desa mandiri berkat pengembangan wisata Pantai Minanga.

“Sumber pendapatan masyarakat setempat adalah pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, wisata, dan UKM, dengan 34 UKM yang aktif dan sudah mendapatkan sentuhan dari pemerintah daerah,” lanjutnya.

Ditempat yang sama, Kepala LP3M UMGO, Dr. Thamrin Kum, mengapresiasi kinerja pemerintah Desa Minanga dalam memajukan destinasi wisata di Kabupaten Gorut serta upaya bersama masyarakat dalam membangun desa wisata religi.

“Luar biasa dedikasi dari kepala desa yang mewujudkan cita-cita pemimpin desa sebelumnya untuk membangun wisata religi dengan menerapkan aturan-aturan yang tidak semua pimpinan bisa menerapkan ini,” ujarnya.

Dr. Thamrin berharap pengalaman ini akan bermanfaat bagi para mahasiswa dalam memahami lebih dalam tentang Indonesia dan menjadi bagian dari warga negara yang cinta tanah air.

“Harapannya dengan apa yang kita dapatkan di sini, Insha Allah akan ada manfaatnya dalam rangka memenuhi tujuan PMM yakni mengenal lebih dalam Indonesia sehingga kita akan menjadi bagian dari warga negara Indonesia yang cinta Indonesia,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO