Scroll Untuk Tutup Iklan
Kab Boalemo

Cegah Stunting, Pemkab Boalemo Fokus Peningkatan Kader Pembangunan Manusia

225
×

Cegah Stunting, Pemkab Boalemo Fokus Peningkatan Kader Pembangunan Manusia

Sebarkan artikel ini
Penjabat Bupati Boalemo Dr.Sherman Moridu,S.Pd,MM saat coaching clinik penyusunan laporan konvergensi stunting di Kab.Boalemo, dihotel New Rahmat Kota Gorontalo,Sabtu 30/9/2023

DIGIMEDIA.ID – Penjabat Bupati Boalemo, Dr. Sherman Moridu, S.Pd, MM, secara resmi membuka kegiatan peningkatan kapasitas kader Pembangunan Manusia di Kabupaten Boalemo. di Hotel New Rahmat Kota Gorontalo, Sabtu (30/09/2023).

Sherman menjelaskan peran penting kader Pembangunan Manusia dalam upaya mencegah stunting di desa.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Ia menegaskan bahwa kader tersebut memiliki tanggung jawab untuk membantu memantau layanan pencegahan stunting, dengan fokus pada rumah tangga dalam 1000 hari pertama kehidupan anak.

“Peran aktif kader Pembangunan Manusia dalam pencegahan stunting di desa sangat krusial. Mereka harus membantu dalam memantau layanan pencegahan stunting, terutama pada rumah tangga selama 1000 hari pertama kehidupan anak,” kata Pj. Bupati.

Selain itu, Dr. Sherman Moridu juga menggarisbawahi bahwa laporan hasil pemantauan dan tindakan pencegahan stunting yang dilakukan oleh kader Pembangunan Manusia menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan dana desa.

Ia berharap dana tersebut akan memberikan dampak positif dalam pembangunan dan berpotensi mengurangi jumlah masyarakat miskin serta kasus stunting di desa.

Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Penjabat Bupati Boalemo, Dr. Sherman Moridu, yang turut disaksikan oleh Dr. Heldi Vanny Alam, S.Pd, MM, Ketua TP. PKK Kabupaten Boalemo, Mondru Mopangga, Kadis Sosial dan PMD, serta para camat dari seluruh Kabupaten Boalemo.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman dan kualifikasi kader Pembangunan Manusia, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berdaya, khususnya dalam upaya pencegahan stunting di tingkat desa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO