Scroll Untuk Tutup Iklan
Kab Pohuwato

Bupati Pohuwato Tinjau Pembangunan Pondok Tahfizh

340
×

Bupati Pohuwato Tinjau Pembangunan Pondok Tahfizh

Sebarkan artikel ini
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga meninjau langsung salah satu bangunan Pondok Tahfizh Yayasan Haamilul Qur’an yang ada di Desa Sipayo, Kecamatan Paguat, Senin (11/12/2023). Foto:Newsnesia.

DIGIMEDIA.ID – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mengunjungi salah satu bangunan Pondok Tahfizh Yayasan Haamilul Qur’an yang berlokasi di Desa Sipayo, Kecamatan Paguat, Senin (11/12/2023).

Bangunan tersebut merupakan tempat penampungan bagi anak-anak yatim piatu, anak-anak fakir miskin, dan anak-anak putus sekolah yang ingin mendapatkan pendidikan agama dan formil.

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
ADV
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Bupati Saipul mengapresiasi inisiatif dari pendiri dan pengurus yayasan yang telah membangun pondok tahfiz sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan bantuan.

Pembangunan pondok tahfiz ini sejalan dengan visi pemerintah daerah yang ingin mewujudkan satu desa satu tahfiz.

“Besarnya manfaat pondok tahfiz ini tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi diri sendiri dan pendiri yayasan..”

“Saya berharap ada bantuan dari pihak lain atau donatur yang mau membantu penyelesaian bangunan ini, karena ini akan sangat bermanfaat bagi umat Islam..”

“Kami dari pemerintah daerah juga siap membantu, karena pondok tahfiz ini mendukung program wajib belajar 12 tahun dan program satu desa satu hafiz,” ujar Bupati Saipul.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Haamilul Qur’an, Umar Abdul Azis, menjelaskan bahwa pondok tahfiz ini akan menampung anak-anak yatim piatu,-

Anak-anak fakir miskin, dan anak-anak putus sekolah yang akan difasilitasi pendidikan formil melalui sistem Paket A, B, C.

Selain itu, pondok tahfiz ini juga akan mengutamakan pendidikan agama berbasis pondok pesantren dan fokus pada program menghafal Al-Qur’an.

“Kami ingin mendukung program pemerintah untuk mencetak satu desa satu hafiz, karena itu kami membangun pondok tahfiz ini..”

“Kami berharap pemerintah daerah memberikan perhatian kepada anak-anak yatim piatu yang ingin menghafal Al-Qur’an agar pondok tahfiz ini bisa segera dimanfaatkan..”

“Semoga ini bisa terwujud di masa pemerintahan SMS, karena ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu yang putus sekolah,” tuturnya.

Umar menambahkan bahwa saat ini bangunan yang sudah ada hanyalah masjid untuk tempat ibadah dan belajar,-

Meskipun belum selesai sepenuhnya. Ia berencana untuk melanjutkan pembangunan asrama putra dan putri setelah masjid selesai.

Ia juga menginformasikan bahwa yayasan ini telah mewisuda 58 santri yang telah menghafal juz 30 pada bulan lalu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO