Scroll Untuk Tutup Iklan
Ekonomi

6 Hektar Lahan di Desa Piloliyanga Boalemo Siap Tanam Padi Gogo

259
×

6 Hektar Lahan di Desa Piloliyanga Boalemo Siap Tanam Padi Gogo

Sebarkan artikel ini
Penjabat Bupati Boalemo Dr. Sherman Moridu, S. Pd, MM mencanangkan penanaman padi gogo di desa piloliyanga Kec. Tilamuta, Jum'at 31/5/2024. [Arsip Pemkab Boalemo]

DIGIMEDIA.ID – Sekitar 6 hektar lahan di Desa Piloliyanga, Boalemo siap untuk penanaman padi gogo.

Pencanangan ini dilakukan oleh Penjabat Bupati Boalemo, Dr. Sherman Moridu, Jum’at (31/5/2024).

Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525
PPP
Pasang Iklan Baris disini, Hub 085945868525

Padi gogo dikenal dengan kemampuannya tumbuh di lahan kering tanpa pengairan intensif, menjadi pilihan dalam meningkatkan ketahanan pangan.

Kelebihan padi gogo terletak pada adaptasinya yang kuat terhadap kondisi kering dan kemampuannya untuk memberikan hasil panen yang stabil meskipun dengan minimnya sumber air.

Hal ini menjadikan padi gogo sebagai solusi ideal di daerah dengan ketersediaan air yang terbatas.

“Hari ini, demonstrasi plotnya kami laksanakan di areal Desa Piloliyanga Kecamatan Tilamuta kurang lebih 6 hektar dan kami sangat mendukung perluasan areal penanaman padi gogo di Kabupaten Boalemo,” ujar Pj. bupati sherman.

Desa Piloliyanga memang tengah diharapkan menjadi contoh lahan penanaman padi gogo di Kabupaten Boalemo.

Pengembangan pertanian berkelanjutan dan peningkatan produksi pangan lokal menunjukkan potensi besar.

Program ini juga mendapat respons positif dari jajaran Forkopimda dan telah dikunjungi oleh Direktur Benih dan Hortikultura serta Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo.

“Alhamdulillah, lokasi penanaman padi ini sudah dikunjungi oleh Ibu Direktur Benih dan Hortikultura dan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo,” tutur Pj. Bupati.

“Kami bersama jajaran Forkopimda sangat merespon program ini dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Boalemo,” lanjutnya.

Acara pencanangan ini dihadiri oleh Direktur Benih dan Hortikultura Kementerian Dinas Pertanian RI, Inti Pertiwi, serta perwakilan dari TNI dan masyarakat petani setempat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UMGO